Mau tidak mau aku harus membuka lembaran baru dan memulai hidup yang baru. Aku aku harus memilih apakah aku akan lanjut terus atau mengambil jalan yang lain. Akhirnya, aku mengambil pilihan kedua. Mirip seperti dua pilihan , jalan yang lurus dan tanpa bebatuan ataupun lubang diatasnya tetapi diujung jalan ada jurang, dan jalan yang penuh dengan belokan-belokan dan duri-duri tetapi diujungnya ada sebuah taman yang besar dan indah.
Aku harus memilih jalan yang kedua, karena di 'taman' sana, Allah sedang menungguku, menunggu dan bertemu dengan aku yang sudah dewasa dan kuat sesampai di 'taman' itu. Oh, aku benar-benar merindukan-Nya. Tetapi, aku bukanlah hambanya yang taat dan bertaqwa. Aku seringkali mengecewakan-Nya dan membuat-Nya murka kepadaku. Aku yakin Allah mengerti apa yang aku rasakan. Dia Maha Mengetahui. Ya Allah, rasa inginku akan dekatnya hubungan antara aku dan Kau begitu kuat, Ya Allah. Tetapi apa daya, aku belum siap dan belum pernah siap untuk itu. Aku sudah berusaha melewati jalan yang berkelok-kelok dan berduri itu, tetapi aku selalu gagal terkena duri dan aku harus kembali ke awal lagi. Sampai sekarang, aku masih ada di awal jalan. Berusaha untuk mengulang kembali melewati jalan itu sampai aku berhasil bertemu dengan-Nya di sana. Aku yakin aku pasti bisa. Satu-satunya jalan bagiku adalah aku harus membuka lembaran baru, melupakan segala hal tentang kegagalan masa lampau, berusaha lebih keras lagi, dan menjadi jati diriku yang berbeda dan jauh lebih baik dari dulu, bersikap tenang dan kalem dalam menghadapi segala macam masalah dan, ujian dari-Nya. Aku harus lebih dewasa. Aku harus bisa lebih baik demi diriku untuk masa depan. Aku yakin aku pasti bisa mengubah takdirku, Allah tidak akan mengubah keadaan seseorang sebelum ia berusaha sendiri. Aku sangat yakin aku pasti bisa mencapai apa yang aku inginkan. Aku harus konsisten terhadap niatku. Setiap aku merasa tidak kuat di tengah jalan, ketika aku terkena duri lagi, aku harus tetap kuat dan tidak boleh kembali ke awal lagi, dan ingat kembali terhadap misi dan tujuan hidupku itu apa. Aku tidak boleh gagal kali ini.
Ya Allah, hamba akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa bertemu dengan-Mu dalam keadaan suci, bersih dari dosa-dosa, dan dewasa. Ya Allah, mudahkanlah hamba untuk bisa dekat denganmu, Ya Allah. Lancarkanlah segala urusan ini. Lancarkanlah dan mudahkanlah hamba untuk bisa melewati jalan itu dengan baik sampai hamba bisa bertemu dengan-Mu. Bukakanlah pintu taubat untuk hamba, Ya Allah . Karena hamba yakin, Engkau tidak pernah meninggalkan hamba. Engkau selalu melindungi hamba, menolong hamba, menemani hamba walaupun hamba seringkali membuat-Mu kecewa dan murka terhadap hamba. Ya Allah, Bersihkanlah hati hamba dari akhlak-akhlak yang tidak Engkau ridhai, Ya Allah. Berikanlah hamba yang terbaik, Ya Allah. Hamba tidak peduli apakah mungkin hamba tidak suka, tidak nyaman, asalkan itu yang terbaik untuk hamba, hamba akan berusaha menerimanya dengan ikhlas. Apapun yang Engkau berikan, hamba percaya itulah yang terbaik untuk hamba.
Ya Allah. Terima Kasih atas segala yang telah engkau berikan kepada hamba selama ini. Terima Kasih atas ampunanmu terhadap dosa-dosa hamba selama ini. Hamba tau ini akan berat sekali untuk hamba, untuk bisa meninggalkan semua ini. Tetapi, Hamba akan melakukan ini demi mendapatkan ridha-Mu.
Bismillahi Rahmanni Rahim. Ya Allah, lancarkanlah segalanya. Hamba akan mulai meninggalkan semua itu dengan perlahan. Sedikit demi sedikit. Tahap demi tahap akan hamba lakukan. Berat sekali bagi hamba untuk melepaskan semua ini. Tetapi, berat itu akan perlahan-lahan hilang dan berubah menjadi kebahagiaan. Air mata yang jatuh akan menjadi air mata kebanggaan dan kebahagiaan karena hamba berhasil dan sedang berjuang di jalan-Mu. Dan karena hamba sudah melakukan yang seharusnya dan yang terbaik. Dan hamba sudah mengambil jalan yang benar, jalan yang tidak sesat, jalan yang lurus, jalan yang diridhai-Nya.
Buka lembaran baru.. jangan sampai tunggu sampai penyesalan datang...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment